Home > Shindan Shi > Pendampingan IKM oleh Shindan

Pendampingan IKM oleh Shindan

Sudah lama banget ngga nge update Blog ini… (beberapa waktu lalu ditugaskan ke daerah blank spot …)

Hari ini mulai gatal pengen nulis lagi terutama tentang Job yang aku terima.

Pendampingan IKM yang ku tahu.

Telah 1 tahun sejak diberikan pelatihan Diagnosa Industri Kecil Menengah (ato.. UKM/Usaha Kecil Menengah…) beberapa hal yang dapat aku petik hikmah yang ada adalah :

  • ditingkat bawah

Sederhana saja, pelaku industri kecil menengah kebanyakan adalah industri yang rentan sustainabelnya. Atau sangat rentan untuk hilang atau mati. Karena sifat ini yang mesti diperkuat. Kebanyakan muncul anggapan apabila industri kecil yang kuat maka harus menjadi besar. Paradigma ini keliru, karena industri kecil dapat kuat tanpa harus meninggalkan jati diri sebagai industri kecil.

Yang perlu dilakukan adalah perkuatan dibeberapa sektor yang menunjang dan memperpanjang nafas hidup dari industri kecil tersebut. Hal ini bisa dimulai dari pembuatan alur proses produksi yang efesien, pengembangan pasar yang baik, peningkatan mutu produk, perbaikan tata buku/manajemen keuangan dan sebagainya. Sehingga industri kecil dan menengah akan memiliki daya saing yang kuat dan diversifikasi produk yang serupa dari beraneka ragam supplier.

Kebanyakan yang terjadi dilapangan adalah “Keluhan” sebenarnya peran Shindan adalah bukan menjembatani keluhan tapi lebih mengajak bagaimana mengarahkan “keluhan” menjadi satu motivasi. Karena baik dari kecil hingga besar pun sekarang ini selalu mengeluh. Walau kadang jika dilihat dari kondisi perusahaan atau usahanya cukup mampu. Gambaran besar yang harus ditata kembali adalah mental dari pelaku industri kecil di daerah.

  • ditingkat pengambil kebijakan

Pada level ini mungkin lebih ditingkatkan penjaringan aspirasi dan pembuatan kebijakan yang lebih tepat. Bukan berarti yang ada sekarang kurang tepat. Tetapi yang perlu adalah monitoring dan evaluasi dari pengambil kebijakan tentang program kerjanya. Budaya A B S harus dihilangkan. Agar realitas dengan kebijakan yang diambil sinkron.

  • ditingkat masyarakat atau stakeholder yang lain.

Ditingkat masyarat yang perlu dilakukan melihat posisi sebagai konsumen atau end user adalah menggunakan dengan berani dan tanpa malu untuk menggunakan produk dalam negeri. Jika dilihat sebenarnya produk dari Industri Kecil Menengah cukup kompetitif dan dapat bersaing dipasaran, tetapi yang sering terjadi adalah bila produk dapat menembus pasar maka kualitas cenderung menurun atau berubah (meski kadang berubah lebih baik). Hal ini perlu mendapat perhatian dari bebagai pihak, mulai dari elemen pembina, pelaku, pendukung dan konsumen.

Perbankan sebagai pendukung yang vital diperlukan untuk perkuatan modal sehingga mutu dan stabilitas proses produksi dapat berjalan berkesinambungan.

Retailer sebagai jembatan antara industri dengan konsumen tidak hanya menempatkan posisi sebagai penjual tapi juga berperan aktif sebagai agen Riset dan Dev. buat industri kecil karena kabanyakan di industri kecil tidak memiliki R dan D. dengan cara aktif menanyakan pada konsumen tentang produk yang dibeli darinya dan kemudian disampaikan pada produsen.

Mungkin ini saja tulisan tentang selama 1 tahun menyandang predikat Shindan (cukup berat juga) dan mencoba bergaul dengan para pelaku di industri kecil dan menengah.

Advertisement
Categories: Shindan Shi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.